Obat

Penyebab Kencing Darah dan Cara Mengatasinya

Sebaiknya jangan abaikan jika terdapat darah dalam kencing, kecuali pada wanita yang sedang haid. Kencing darah bisa merupakan pertanda ada masalah pada ginjal, saluran kencing, atau prostat Anda. Atau sebaliknya, bisa juga bukan kondisi serius. Untuk memastikannya, diperlukan pemeriksaan medis dan tes laboratorium.

Darah yang ada di dalam urine berasal dari ginjal atau saluran kemih. Jika mengandung darah, urine yang muncul berwarna kecokelatan, merah, atau merah muda terang. Namun, darah dalam urine tidak selalu dapat terlihat dengan kasat mata karena pada beberapa kasus akan diperlukan pemeriksaan di bawah mikroskop. Berikut adalah beberapa kondisi umum yang dapat menyebabkan kencing darah.

Kondisi Penyebab Kencing Darah dan Cara Mengatasinya
http://www.obatkencingberdarah.xyz

Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih sering kali disebabkan oleh bakteri E. Coli. Secara umum gejalanya berupa rasa sakit saat buang air kecil, sering buang air kecil, bau urine menyengat dan bisa mengandung darah. Pada wanita, biasanya terasa sakit pada bagian panggul. Sedangkan pada pria, pada bagian rektal atau dubur.

Ginjal

Selain infeksi saluran kemih, kencing darah juga dapat mengindikasikan adanya batu ginjal atau kanker ginjal.

  1. Batu ginjal dapat menghambat saluran kemih, sehingga akibatnya akan mengganggu proses buang air kecil. Batu ini terbentuk dari limbah dalam darah yang mengkristal. Kondisi ini bisa disebabkan oleh kurang minum air putih, mengonsumsi obat-obatan yang berisiko berdampak kepada kandungan urine, atau sedang menjalani kondisi medis tertentu.
  2. Kanker ginjal terjadi ketika terdapat sel yang tumbuh secara tidak terkendali di dalam ginjal. Pemicunya belum dapat dipastikan, tetapi merokok dan obesitas menjadi faktor risiko kondisi ini. Umumnya kanker ginjal dialami oleh orang-orang yang berusia di atas 50 tahun, dalam hal ini laki-laki lebih berpotensi dibandingkan perempuan.
  3. Jika Anda memiliki benjolan di area ginjal, rasa sakit yang konstan di bawah rusuk, serta mengalami kencing darah, maka patut dicurigai tentang kemungkinan kanker ginjal. Segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

Prostat

Gejala kanker prostat, antara lain:

  1. Butuh waktu lama untuk mengeluarkan semua urine dalam kandung kemih.
  2. Aliran kencing lemah.
  3. Setelah selesai berkemih, muncul desakan ingin berkemih lagi, tapi dengan kuantitas urine yang lebih sedikit.
  4. Berkemih dengan frekuensi lebih sering.
  5. Beberapa tes perlu dilakukan untuk mendiagnosis apakah kencing darah yang dialami diakibatkan oleh kondisi serius tertentu. Tes tersebut, antara lain tes urine, pemeriksaan ultrasonografi, dan tes kadar protein yang diproduksi oleh kelenjar prostat, yaitu Prostate-Specific Antigen (PSA). Makin dini Anda memeriksakan diri, maka penyakit dapat segera ditangani untuk mencegah kondisinya memburuk.
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close
Close