Pemeriksaan dan Diagnosis Penyakit Gonore

Tidak ada komentar 87 views

Cara satu-satunya untuk mengetahui apakah Anda terkena gonore adalah dengan memeriksakan diri ke dokter. Jangan menunda untuk memeriksakan diri ke dokter jika Anda menduga bahwa diri Anda atau pasangan terjangkit gonore atau penyakit menular kelamin lainnya.

Pemeriksaan dan Diagnosis Penyakit Gonore

http://www.obatkencingberdarah.xyz

Biasanya disarankan menunggu hingga sepekan setelah berhubungan seks untuk dilakukan pemeriksaan. Meskipun begitu, pemeriksaan bisa saja dilakukan setelah beberapa hari melakukan hubungan seks.

Risiko komplikasi seperti infeksi testis atau penyakit radang pelvis dapat dikurangi dengan diagnosis dini dan pengobatan secepatnya. Jauh lebih sulit untuk mengobati komplikasi yang timbul akibat infeksi jangka panjang, itu sebabnya segera periksakan diri Anda.

Jika Anda mengalami kondisi seperti yang disebutkan di bawah ini, Anda disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.

  1. Memiliki penyakit menular kelamin lainnya.
  2. Anda atau pasangan Anda berpikir memiliki gejala gonore seperti cairan tidak seperti biasa dari vagina atau penis.
  3. Wanita yang sedang hamil atau merencanakan kehamilan.
  4. Pasangan seksual memiliki penyakit menular kelamin lainnya.
  5. Anda atau pasangan Anda melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan orang lain.

Pemeriksaan Gonore

Ada beberapa cara untuk memeriksa gonore. Tapi cara yang paling banyak digunakan adalah dengan mengambil sampel cairan dari bagian tubuh yang dicurigai terinfeksi, seperti vagina, penis, dubur, ureta atau tenggorokan.

Pemeriksaan cairan ini dilakukan dengan menggunakan alat menyerupai cotton bud. Pada wanita, dokter akan mengusapkan alat ini ke vagina ataupun mulut rahim (melalui pemeriksaan dalam). Dokter mungkin juga mengambil sampel dari ujung saluran kemih (uretra). Cairan tersebut kemudian akan dikirimkan ke laboratorium untuk diperiksa lebih lanjut.

Pada pria, selain melakukan pemeriksaan cairan yang keluar dari ujung penis, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan urine. Sebelum melakukan pemeriksaan urine, Anda disarankan untuk tidak berkemih setidaknya dua jam sebelum pemeriksaan agar kuman-kuman tidak ikut terbilas keluar bersama urine sehingga memengaruhi hasil pemeriksaan di laboratorium.

Selain itu, dokter mungkin akan merekomendasikan tes untuk penyakit menular kelamin lainnya (termasuk HIV), karena gonore meningkatkan risiko terkena infeksi lain, salah satunya adalah chlamydia (klamidia).

Tinggalkan pesan "Pemeriksaan dan Diagnosis Penyakit Gonore"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.